Minggu, 25 Januari 2015

8:11:00 AM
Cinta
sepasang suami istri yang telah menikah selama 11 tahun akhirnya dikaruniai anak pertama. Keduanya saling mencinta dan anak itu adalah buah hati mereka.
          Suatu pagi hari, ketika si anak telah berumur dua tahun,sang suami melihati botol obat terbuka. Karena taku terlambat, ia berpesan kepada istrinya agar menutup botol obat tersebut dan menyimpannya di lemari.
          Istrinya yang sedang sibuk di dapur sama sekali lupa dengan pesan suaminya. Anaknya yang sedang bermain-main melihat botol obat itu lalu menghampirinya. Merasa tertarik dengan warna dari oabt itu, ia lalu meminum semuanya. Obat dengan dosis tinggi membuat anak kecil itu tidak sadarkan diri. Ibunya segera membawanya ke rumah sakit akan tetapi nyawa anak itu tidak dapat tertolong.
          Sang istri pun tergunjang dengan kejadian itu dan merasa takut menghadapi suaminya. Tak lama kemudian sang suami dating ke rumah sakit untuk melihat jasad anaknya kemuadian berkata kepada istrinya “ Aku cinta kepadamu ,sayang!”
          Ucapan tak disangka-sangka dari suaminya ini merupakan sikap proaktif. Anak itu sudah mati. Ia tak dapat dihidupkan kembali. Tidak ada gunanya mencari-cari kesalahan istrinya. Disamping itu, kalau saja ia mau menyempatkan diri menutup botol obat itu, tentu saja kejadian ini dapat dihindarkan.
Tidak ada seorang pun yang dapat disalahkan. Istrinya telah kehilangan anak satu-satunya. Yang ia butuhkan sekarang adalah hiburan dan ucapan simpati dari suaminya.
Jika setiap orang melihat kehidupan dari perspektif ini, maka berbagai problem persoalan di dunia ini menjadi ringan. Karena itu, tinggalkanlah sifat iri hati,cemburu,sikap tidak pemaaf,egoism,kecemasan, niscaya kau akan mendapati segala sesuatu itu tidak sesulit yang kau bayangkan.

          Hubungan yang sukses membutuhkan seseoranguntuk jath cinta berkali-kali pada orang yang sama (author unknown)

0 comments:

Posting Komentar