BBM Naik, Siapa yang terkena imbasnya?
Ya, Presiden Jokowi resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak atau yang kita sering kita sebut BBM . Harga Rp6.500 itu telah berganti angka menjadi Rp8.500. Kenaikan harga tersebut jika dihitung "hanya" 2000 rupiah saja, akan tetapi dampaknya tidak hanya untuk bahan bakar saja melainkan juga menjalar ke berbagai aspek. Lihat saja harga bahan pangan melonjak tinggi,di ikuti pula tarif angkutan umum pun yang ikut-ikutan naik.
Presiden Jokowi memaparkan alasan mengapa pemerintah menaikkan BBM disaat di beberapa negara harga BBM malah diturunkan. Menurut dia langkah pemerintah menaikkan BBM bersubsidi karena selama ini subsidi tersebut tidak tepat diberikan yang seharusnya dapat dipergunakan untuk membangun berbagai infrastruktur. Jadi subsidi tersebut tidak dihilangkan melainkan dialih pindahkan ke berbagai hal produktif lainnya.
Akan tetapi kenaikan harga yang terkesan mendadak menyebabkan kepanikan dan kekecewaan rakyat Indonesia. Seperti demo yang dilakukan oleh mahasiswa dan aksi mogok angkutan umum yang ingin menentang kenaikan harga BBM. Jadi apakah berpindahnya subsidi ini dapat membuat rakyat Indonesia sejahtera atau malah menjadi tambah sengsara?? serahkan saja kepada wakil rakyat kita!!

0 comments:
Posting Komentar