Minggu, 16 November 2014

8:18:00 AM

Sebuah senyuman dibalik kekecewaan

                        Kecewa merupakan suatu hal yang manusiawi. Setiap orang di dunia ini pasti pernah merasakannya. Banyak faktor yang dapat membuat manusia merasakan perasaan tersebut. Apa saja faktor tersebut?

                       Pernahkan kalian dijanjikan sesuatu yang sangat di idam-idamkan? Mungkin sebagian orang pernah merasakannya akan tetapi bagaimana jika sesuatu yang dijanjikan tersebut menjadi sebuah kebohongan? Apa yang kalian akan lakukan? Kebanyakan orang pasti akan marah yang disebabkan oleh rasa kekecewaan yang mendalam. Rasa senang yang berubah 180 derajat menjadi rasa amarah yang dapat membakar jiwa kalian, yang dapat merubah putih menjadi hitam, yang dapat merubah suci menjadi noda itu disebabkan oleh satu hal yaitu KECEWA.

                       Lantas bagaimana reaksi seseorang yang telah berbuat baik kepada seseorang tulus dari lubuk hatinya, kemudian dia diperlakukan sebaliknya (dibuat kecewa) oleh orang tersebut? Apakah dia berhak untuk meluapkan amarahnya? secara manusiawi dia berhak untuk meluapkan amarahnya. Karena manusia memiliki hati yang tak ingin disakiti. Akan tetapi hati pula yang mengajarkan kita agar kita tidak menyakiti orang lain. Allah SWT dan Rasulullah SAW mendidik kita agar kita berbuat baik terhadap sesama. Jadi apakah masih ada sebuah senyuman dibalik kekecewaan?

0 comments:

Posting Komentar