Planning Hidup
Nama saya
Muhammad Arfiansyah Putra. Seorang mahasiswa jurusan akuntansi di Universitas
Gunadarma. Mahasiswa biasa yang mempunyai cita-cita ayng agak gila menurut
sebagian orang. Sebelum menceritakan cita-cita, saya akan membuat planning untuk
5 tahun kedepan dan apa yang akan saya lakukan untuk mencapainya.
Sekarang saya
berada di semester 4 yang berarti (in syaa Allah) 2 tahun kedepan saya akan
menerima gelar S,E atau Sarjana Ekonomi. Setelah itu saya ingin mlanjutkan
pendidikan saya di luar negeri tepatnya di Jerman. Mangapa di Jerman? Karena
menurut beberapa sumber biaya pendidikan disana terbilang murah dan kualitas
pemdidikannya juga bagus. Sebenarnya saya ingin
melanjutkan di Australia akan tetapi melihat biayanya yang selangit,
saya urung untuk daftar disana. Oke, setelah saya menetapkan Negara mana yang
dituju, saya mulai menngambil les untuk menunjang segala aktifitas disana. Yang
terpenting adalah bahasa. Ya karena tidak mungkin kita bisa berkomunikasi
dengan baik jika salah satu dari kita tidak mengerti.
Pertama saya
mengambil les bahasa inggris. Sebagai mana yang kita ketahui, bahasa
internasional ini sekarang menjadi sesuatu yang bersifat “primer” bagi semua
orang yang ingin bersaing di dunia kerja. Dan juga di dalam pendidikan. Banyak ilmu
pengetahuan yang menggunakan bahasa inggris jadi saya pikir bahasa tersebut
menjadi kewajiban bagi saya. Saya mengambil les di suatu tempat yang sistem belajarnya
5hari dalam 1 minggu. Pertama saya mengambil pelajaran conversation . Karena dari dulu saya ingin sekali bisa berbicara
bahasa inggris. Nanti setelah itu saya baru mengambil pelajaran khusus TOEFL.
Saya juga
mengambil les bahasa jerman, karena itu merupaka syarat untuk dapat belajara di
Jerman. Sebagai pemula, bahasa tersebut sangat sulit. Tetapi saya yakin, jika
kita mau berusaha kita pasti bisa melakukannya. Saya mempelajarinya setiap hari
sabtu bersama 3 orang teman saya. And I enjoy it!
Sekarang
saya akan menceritakan cita-cita saya. Saya ingin menjadi orang terkaya sedunia
mengalahkan Bill Gates. Cukup gila bukan? Ya, bagi sebagian orang itu memang
terdengar gila tapi bagi saya tidak. Karena saya yakin mengapa orang lain bisa,
saya tidak?! Banyak yang tertawa mendengar cita-cita saya tersebut, tapi itu
merupakan motivasi untuk saya. Semakin banyak yang menertawakan semakin tinggi
cita-cita anda. Banyak orang yang bilang, “kalo punya cita-cita jangan
ketinggian, nanti jatuhnya sakit”. Perkataan tersebuthanya untuk orang yang
penakut. Mereka tidak berani punya cita-cita tinggi. Mereka hanya berani
berpikir realistis, padahal kebanyak orang yang kaya berpikir out of the box. Dari situlah saya yakin bisa
meraih cita-cita saya.
0 comments:
Posting Komentar