Rabu, 25 Mei 2016

9:38:00 PM
Planning Hidup
            Nama saya Muhammad Arfiansyah Putra. Seorang mahasiswa jurusan akuntansi di Universitas Gunadarma. Mahasiswa biasa yang mempunyai cita-cita ayng agak gila menurut sebagian orang. Sebelum menceritakan cita-cita, saya akan membuat planning untuk 5 tahun kedepan dan apa yang akan saya lakukan untuk mencapainya.
          
                  Sekarang saya berada di semester 4 yang berarti (in syaa Allah) 2 tahun kedepan saya akan menerima gelar S,E atau Sarjana Ekonomi. Setelah itu saya ingin mlanjutkan pendidikan saya di luar negeri tepatnya di Jerman. Mangapa di Jerman? Karena menurut beberapa sumber biaya pendidikan disana terbilang murah dan kualitas pemdidikannya juga bagus. Sebenarnya saya ingin  melanjutkan di Australia akan tetapi melihat biayanya yang selangit, saya urung untuk daftar disana. Oke, setelah saya menetapkan Negara mana yang dituju, saya mulai menngambil les untuk menunjang segala aktifitas disana. Yang terpenting adalah bahasa. Ya karena tidak mungkin kita bisa berkomunikasi dengan baik jika salah satu dari kita tidak mengerti.
          
            Pertama saya mengambil les bahasa inggris. Sebagai mana yang kita ketahui, bahasa internasional ini sekarang menjadi sesuatu yang bersifat “primer” bagi semua orang yang ingin bersaing di dunia kerja. Dan juga di dalam pendidikan. Banyak ilmu pengetahuan yang menggunakan bahasa inggris jadi saya pikir bahasa tersebut menjadi kewajiban bagi saya. Saya mengambil les di suatu tempat yang sistem belajarnya 5hari dalam 1 minggu. Pertama saya mengambil pelajaran conversation . Karena dari dulu saya ingin sekali bisa berbicara bahasa inggris. Nanti setelah itu saya baru mengambil pelajaran khusus TOEFL.
           
                   Saya juga mengambil les bahasa jerman, karena itu merupaka syarat untuk dapat belajara di Jerman. Sebagai pemula, bahasa tersebut sangat sulit. Tetapi saya yakin, jika kita mau berusaha kita pasti bisa melakukannya. Saya mempelajarinya setiap hari sabtu bersama 3 orang teman saya. And I enjoy it!
                  Sekarang saya akan menceritakan cita-cita saya. Saya ingin menjadi orang terkaya sedunia mengalahkan Bill Gates. Cukup gila bukan? Ya, bagi sebagian orang itu memang terdengar gila tapi bagi saya tidak. Karena saya yakin mengapa orang lain bisa, saya tidak?! Banyak yang tertawa mendengar cita-cita saya tersebut, tapi itu merupakan motivasi untuk saya. Semakin banyak yang menertawakan semakin tinggi cita-cita anda. Banyak orang yang bilang, “kalo punya cita-cita jangan ketinggian, nanti jatuhnya sakit”. Perkataan tersebuthanya untuk orang yang penakut. Mereka tidak berani punya cita-cita tinggi. Mereka hanya berani berpikir realistis, padahal kebanyak orang yang kaya berpikir out of the box. Dari situlah saya yakin bisa meraih cita-cita saya.

            
Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 comments:

Posting Komentar