Presiden Baru Harapan Baru
Telah menjadi rahasia umum bahwa pesta rakyat kita tahun ini dipenuhi oleh isu-isu yang sangat tidak mengenakkan bagi kedua kubu capres dan cawapres Indonesia ini. Masing-masing pendukung saling mengelu-elukan jagoannya. Bahkan mereka pun tidak segan untuk menjatuhkan lawannya dengan cara mengejek,menghina bahkan memfitnah apa yang sebenarnya mereka tidak lakukan. Tapi itu merupakan bagian dari sebuah frase kata yang bernama "POLITIK".
Sejak lama keberadaan politik di Indonesia ini memang sangat terasa. Negara yang menganut sistem berdemokrasi ini memang sangat "mencintai" rakyatnya. Sampai-sampai muncul jargon "WONG CILIK" yang di tujukan kepada rakyat-rakyat kecil di negara tercinta kita ini. Kalimat tersebut di ucapkan oleh mantan ibu negara kita yaitu Megawati Soekarno Putri. Dan sekarang partai beliaulah yang mengusung presiden terpilih kita yang baru ini Jokowi-JK.
Koalisi Merah Putih VS Koalisi Indonesia Hebat. Topik itu lah yang selalu kita dengar selama hampir satu bulan. Pada tanggal 9 April 2014 Pemillu pun dilaksanakan. Banyak sekali konflik dan intrik selama masa tenggang tersebut menuju ke penatapan presiden. Akhirnya mau tidak mau proses penentuan tersebut harus dibawa ke sidang MK. Yang akhirnya MK memutuskan bahwa negara kita akan dipimpin oleh seorang lelaki kelahiran 21 Juni 1961 bernama Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya seorang mantan wakil presiden pada era pertama Presiden SBY yaitu Muhammad Jusuff Kalla (JK).
Kami sebagai anak muda penerus bangsa ini,berharap kepada bpk.Jokowi dan JK agar lebih meningkatkan kualitas pendidikan bagi kami. Dan kami minta kepada bapak presiden jangan lupa akan janji-janji yang pernah diucapkan pada saat kampanye kemarin. Karena janji adalah hutang.
Mungkin hanya harapan tersebut harapan tersebut yang bisa kami sampaikan kepada bapak.

0 comments:
Posting Komentar